Entahlah

Sesuatu yang buruk telah menimpaku. Lewat tulisan ini aku curahkan segala perasaan penat dalam jiwa. Entah apa awalnya. Akupun tak tahu apa yang memulainya. Aku hanya merasakan apa yang tidak seharusnya aku rasakan. Mungkin belum terlalu lama, tapi mungkin juga ini sudah masuk pada kata "lama". Disaat keadaan mulai memanas dan diperangi oleh dinginnya satu sama lain. Disitulah ketakutan mulai timbul. Takut akan keadaan yang tak bisa kembali. Takut akan sesuatu yang nantinya malah bikin terpisah.
Tetapi, mungkinkah keadaan sebelumnya kan datang kembali? Entahlahh,, aku hanya bisa berharap dengan sebaik-baiknya harapan. Aku tak pernah menginginkan hal buruk tetap melekat pada semuanya. Iya, semuanya. Semuanya yang terjadi dalam hidup. Semuanya yang telah ada. dan semuanya yang sudah tertakdirkan.
Bila sebuah pertemuan adalah takdir. Tentunya akan sama dengan perpisahan. Tapi bila waktu yang ditetapkanNya secepat ini, rasanya tak pernah mengakui apa yg memang seharusnya terjadi.
Karena keindahan pertemuan hanya bisa diakhiri dengan keindahan pula. Bukan diakhiri dengan saling menjauh, saling memaki, dan saling membicarakan. Keindahan pertemuan hanya mampu dibaluti dengan perpisahan yang membuat semuanya merasakan..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teman Usia Dewasa: Sebuah Cinta Non-Romantis yang Menyakitkan

Tidak Pernah Benar-Senar Suka

Andai Aku Melihat-Mu